Tampilkan postingan dengan label Belajar Ruqyah Syariyyah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Belajar Ruqyah Syariyyah. Tampilkan semua postingan

Selasa, 18 Agustus 2015

Ayat dan Doa Ruqyah

1. Ayat Ayat Al Quran

a. Ayat ruqyah “Sapu Jagad “ dasar/umum/standar (ayat ini harus ada dalam setiap ruqyah baik untuk penyakit medis maupun non medis/ghoib juga pelengkap disemua tehnik ruqyah)

• Al-fatihah, Ayat Kursi, Al-Ikhlas, Al Falaq, An-Nas

Ayat-ayat lainnya adalah :” Surat Al Baqarah : 1-5, 102-103, 284-286. Al-Imran ayat (18-19 ), Al-A'Araf (ayat 54-56 ), Al-A'Araf (ayat 117-122 ), Yunus (ayat 81-82 ), Taha (ayat 69 ), Al-Mukminun (ayat 115-118 ), As-Shaffat (ayat 1-10 ), Al-Ahqaf (ayat 29-32 ), Ar-Rahman (: ayat 33-36 ), Al-Hasyr ( ayat 21-24 ), Al-Jin (ayat 1-9)

b. Ayat Untuk Azab ( menyiksa, membakar, menghancurkan , membunuh jin)

• Surat An Nisa’ : 56

• Al-Ankabuut :57
Ayat lainnya adalah : Al-Baqarah (ayat 206 ), An-Nisa' (ayat 166-169 ), Al-Maidah (ayat 33-37 ), Al-Anfal (ayat 9-14 ), Al-Hijr (ayat 16-18 ), Al-Isra' (ayat 110-111 ), Al-Anbiya' (ayat 70 ), As-Saffat (ayat 1-10 ), Ad-Dukhan (ayat 43-50 ), Al-Jathiya (ayat 7-11 ), Al-Ahqaf (ayat 29-34 ), Ar-Rahman (ayat 32-44 ), Al-Haqqah (ayat 25-37 ), Al-Buruj (ayat 1-22 ), Al-A'la (ayat 1-19 ), Az-Zalzalah (ayat 1-8 ), An-Nasr (ayat 1-3 )

c. Ayat Untuk Pembatal sihir, ( melepas dan menawarkan kekuatan sihir)

• Surat Yunus : 81 – 82
Ayat lainnya adalah : Surat Al A’raf : 117-122, Surat Thaha : 69-70, Al-Furqan (ayat 32 ), Anbiya' (ayat 70 ), An-Nur (ayat 39 ), Al-Isra' (ayat 81 ), Fussilat ayat 42 ), Fatir ayat 10 ), Anbiya' (ayat 18 ), Al-A'raf (ayat 18 ), Kahfi (: ayat 98 ), Taha (ayat 69 )

d. Ayat Untuk Asy syifa, (khusus penyembuhan dan pemulihan)

• Surat Al Isra’ ayat 82
• Fushshilat ayat 44
Ayat lainnya : At-Taubah ( surah 9 : ayat 14-15 , Yunus ( surah 10 : ayat 57 ), An-Nahl ( surah 16 : ayat 67-69, Ash-Syu'ara ( surah 26 : ayat 75-80 )

e. Ayat dan doa ruqyah khusus ( untuk berbagai keperluan/tehnik khusus)

1. Ayat Untuk Pelempar (untuk membuang penyakit atau menargetkan energi ruqyah kesasaran tertentu)

• Al-anfaal ayat 17
• Alfatihah ayat 6

2. Ayat Untuk Penghancur (membuka shied, menghancurkan kekuatan penyakit)

• Al-Hasyr 21
Ayat lainnya adalah : Al-waqiyah 56, fathir ayat 10, kahfi 98

3. Ayat Untuk Penarik (penyakit, kotoran dan benda sihir, jin dan lain-lain)

• Almu’minuun 115
• Al-Baqarah 148:

4. Ayat Untuk Pendinding (membentengi lokasi yang sudah disembuhkan, melindungi tubuh dan lain-lain)
• Surat Yasin ayat 9
Ayat lainnya : al-isra’ 45, al kahfi 94-95, al mu’minuun 100, al-furqaan 53, fushilat 5, al hadid 13

5. Ayat Penakluk

• An-Naml ayat 30-31

6. Ayat Untuk Pukulan (digunakan ketika menepuk/ memukul tubuh pasien)
• Al-Nahl 126 :
• As-Syuara 130
• Al-Anfaal 50

2. Doa-Doa Tuntunan Rasulullah SAW

a. Doa meminta pertolongan dan kekuatan

حَسْبُنَااللهُ وَنِعْمَ الْوَ كِيْلُ،نِعْمَ الْمَوُلَىوَنِعْمَ النَّصِيْرُ

Hasbunallah wani’mal wakiyl, nikmal maula wani’mannasiyr

“Cukuplah Allah bagi kami dan dia sebaik-baik pemimpin, sebaik-baik pelindung, sebaik penolong.”

بِسْمِ اللهِ الَّذِ يْ لاَ يَضُرُّ مَعَ اسْمِهِ شَيْ ءٌ فِي ْالأَرْضِ وَلاَ فِي السَّمَا ءِ وَهُوَالسَّمِيْعُ اْلعَلِيْمُ

Bismillahilladziy la yadhurru ma’asmihi syai’un fil’ardhi walaa fissama’i wahuwassamiy’ul ‘aliym

“Dengan nama Allah Yang karena bersama nama-Nya tidak ada sesuatu apapun dilangit atau di bumi mampu mendatangkan bahaya, dan Dialah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.”

نَعُوْذُ بِكَلِمَا تِ اللهِ التَّا مَّا تِ مِنْ شَرِّ مَا خَلَقَ

Na’uwdzu bikalimaatillahit tammaati min syarrimaa kholaqo

“Kami berlindung dengan kalimat-kalimat Allah yang sempurna dari kejahatan makhluk yang Dia ciptakan”.

b. Doa syifa (untuk penyakit fisik, psikis, gangguan jin dan sihir)

نَسْأَلُ اللهَ اْلعَظِيْمَ رَبَّ اْلعَرْ شِ اْلعَظِيْمِ أَنْ يَشْفِيَكُمْ

Nas’alullahal ‘adziyma robbal ‘arsyil ‘adziymi ‘an yasyfiyakum

“Kami memohon kepada Allah yang Maha Agung, Pemilik singgasana yang agung, semoga Dia menyembuhkan kamu sekalian.”

اَللَّهُمَّ أَذْهِبِ اْلبَأْسَ رَبَّ النَّاسِ، اِشْفِ وَ أَنْتَ ا لشَّا فِيْ لاَ شِفَاءَ إِلاَّشِفَا ؤُكَ شِفَاءًلاَ يُغَادِرُسَقَمًا

Allahumaa ‘adzhibil ba’sa robbannas, isyfi wa ‘antasyafiy laa syifaa’a ‘illa syifaa ‘uka syifaa’anlaa yughoodiru saqomaa

“Ya Allah, hilangkan penyakit ini, wahai Penguasa seluruh manusia, sembuhkanlah ! Engkaulah yang menyembuhkan, tidak ada kesembuhan kecuali kesembuhan dari-Mu, sembuhkanlah dengan kesembuhan sempurna tanpa meninggalkan rasa sakit.”

بِسْمِ اللهِ، بِسْمِ اللهِ، بِسْمِ اللهِ،نَعُوْذُ بِعِزَّةِاللهِ وَ قُدْ رَتِهِ مِنْ شَرِّ مَا نَجِدُوَنُحَاذِرُ

Bismillahi (3x), na’uwdzu bi’izzatillahi waqudrotihi min syarrimaa najidu wa nuhaadziru
“Dengan nama Allah, dengan Nama Allah, dengan nama Allah, kami berlindung dengan keperkasaan Allah dan kekuasaan-Nya dari kejahatan yang kau hadapi dan kami hindari”.

c. Doa Penyiksa

Allahumma Inna Naj’aluka Fi Nuhurihim, Wa Na’udzubika min Syururihim

“Ya Allah, sesungguhnya aku menjadikan Engkau di leher mereka (agar kekuatan mereka tidak berdaya) dan aku berlindung dari keburukan mereka.“

Source:Nursan AbuBahi, Pelatihan Ruqyah Syariyyah, Jakarta, LPTE Empati, 2015.

Untuk info Terapi Ruqyah Syariyyah Mandiri hubungi :

Rumah Sehat Thera Afiat
Jl. Kelapa Sawit Blok D/D No. 15
Samping Pusat Kajian Al Quran dan Informasi Islam
Kelapagading
Jakarta Utara

Telp./WA  08111494599
08788 3171247
Pin 28303BAC

Source:

Rabu, 24 Juni 2015

Mukjizat Alquran

MUKJIZAT AL QURAN
MENGGONCANGKAN ALAM JIN DAN SETAN


Dalam kitab tafsir Ibnu katsir diceritakan suatu hadis yang disampaikan oleh Imam Ahmad dari Abu Ahmad, Abu Ishaq dan Ibn Abbas yang mengatakan bahwa pada zaman dahulu Jin dapat mendengarkan wahyu (mencuri berita langit) , maka mereka mendengar suatu kalimat, lalu mereka menambahi dengan sepuluh kalimat. Maka apa yang mereka dengar itu ada benarnya  dan apa yang mereka tambahkan adalah batil. Pada masa itu bintang bintang belum dilemparkan pada mereka.  Tapi setelah Rasulullah diutus mereka tidak bisa mengintai lagi ditempat tersebut, mereka dilempari dengan bintang bintang dan panah api yang panas  membakar.

Lalu mereka melaporkan peristiwa itu kepada pemimpin tertinggi mereka yaitu  Iblis.  Kemudian Iblis berkata:” Ini pasti ada suatu perkara besar yang terjadi”. Kemudian Iblis memerintahkan balatentaranya untuk menyebar kearah timur dan barat, mencari peyebab terhalangnya mereka mencuri berita dari langit itu. Akhirnya rombongan jin itu menemukan Rasulullah yang sedang mengerjakan shalat subuh di bukit Nakhlah.

Mereka berkata :” Demi Allah inilah yang menghalangi kita dari berita langit” . Kemudian mereka kembali kepada kaumnya dan menyampaikan temuannya itu kepada kaumnya  seperti yang disebutkan dalam surat Al Jin ayat 1-2

1. Katakanlah (hai Muhammad): “Telah diwahyukan kepadamu bahwasanya: telah mendengarkan sekumpulan jin (akan Al Quran), lalu mereka berkata: Sesungguhnya kami telah mendengarkan Al Quran yang menakjubkan   2. (yang) memberi petunjuk kapada jalan yang benar, lalu kami beriman kepadanya. Dan kami sekali-kali tidak akan mempersekutukan seseorangpun dengan Tuhan kami, (Al Ji n 1-2)

Sejak diturunkannya Al Qur’an jin dan setan tidak bisa lagi mencuri curi berita langit untuk disampaikan kepada para dukun dan orang yang bekerja sama dengan mereka.  Al Qur’an telah menimbulkan kegoncangan dan kepanikan di alam setan dan jin.

Al Qur’an merupakan satu satunya Mukjizat para Nabi yang masih ada sampai sekarang.  Mukjizat tongkat Nabi musa yang bisa menjadi ular dan membelah laut, hanya bisa dilihat dizaman nabi Musa Demikian pula mukjizat para nabi yang lainnya seperti Nabi Sulaiman yang mengendarai angin, berbicara dengan binatang, memerintahkan jin, atau mukjizat nabi Isa yang dapat menghidupan orang mati, menyembuhkan penyakit sopak dan mukjizat nabi Ibrahim yang tidak bisa dibakar, hanya bisa dilihat diza,mannya saja.

Al Qur’an merupakan salah satu dari mukjizat yang diberikan Allah kepada nabi Muhammad saw. Dahsyatnya Al Qur’an masih bisa kita saksikan dan rasakan sampai saat ini dan terus sampai akhir zaman nanti.  Salah satu kedahsyatan Al Qur’an adalah dalam menggoncangkan alam jin dan setan seperti dikisahkan dalam tafsir Ibu katsir diatas.  Jika Al Qur’an dibacakan pada orang yang mengalami gangguan setan dan jin, maka setan dan jin yang ada ditubuh orang itu akan merasakan goncangan dan kepanikan yang amat sangat.

Memang sejak awal turunya Al Qur’an , Rasululllah dicap oleh orang kafir Quraiys sebagai tukang sihir, sebagaimana disebutkan dalam surat Saba’ ayat 43 :

43. Dan apabila dibacakan kepada mereka ayat-ayat Kami yang terang, mereka berkata: “Orang ini tiada lain hanyalah seorang laki-laki yang ingin menghalangi kamu dari apa yang disembah oleh bapak-bapakmu”, dan mereka berkata: “(Al Quran) ini tidak lain hanyalah kebohongan yang diada-adakan saja.” Dan orang-orang kafir berkata terhadap kebenaran tatkala kebenaran itu datang kepada mereka: “Ini tidak lain hanyalah sihir  yang nyata.” (Saba’43)

Usaha pengobatan dan penyembuhan orang yang mengalami gangguan jin dan  setan dengan membacakan ayat ayat Qur’an seperti yang banyak dilakukan dewasa ini juga tidak luput dari tudingan bahwa kegiatan itu sebagai  sihir seperti yang dialami Rasulullah dan para Nabi pada masa dahulu .

Mendeteksi  gangguan jin dan sihr pada manusia

Orang yang mengalami gangguan jin dan sihir ketika dibacakan Al Qur’an padanya , maka jin yang ada didalam tubuh orang tersebut akan mengalami kepanikan, histeris dan kesakitan . Jin tersebut akan berontak berusaha lari atau bergerak diseluruh tubuh orang tersebut. Hal ini menimbulkan reaksi mual dan muntah , atau berteriak histeris pada orang yang bersangkutan. Kadangkala jin itu mengambil alih kesadaran orang tersebut dan berusaha menyerang atau menghentikan orang yang membaca kan ayat ayat Qur’an tersebut.

Reaksi seperti ini bisa digunakan untuk mendeteksi ada atau tidaknya gangguan jin dan sihir pada diri seseorang. Jika seseorang dibacakan ayat rukyah kemudian muncul reaksi mual, muntah, menangis, merasa kepanasan, terasa ada sesuatu yang bergerak didalam tubuhnya , maka bisa di duga orang tersebut mengalami gangguan jin dan sihir.

Anda bisa melakukan test untuk mengetahui ada atau tidaknya gangguah njin dan sihir pada diri anda dengan mendengarkan surat Alfatihah, Al Baqarah 1-5, Al Baqarah 102 dan al Baqarah 255.

Perhatikan reaksi yang muncul ketika mendengarkan ayat tersebut. Jika anda merasa mual, muntah, mengantuk, terasa panas , dada berdebar dan merasa ada yang bergerak ditubuh anda , maka anda positp mengalami gangguan. Anda bisa lakukan pembersihan dengan melakukan rukyah mandiri seperti yang disampaikan pada artikel TIP Ruqyah Mandiri diblog ini.

Namun tidak semua orang bereaksi ketika dibacakan ayat ayat rukyah, ada juga jin yang tahan terhadap bacaan al Qur’an itu karena memiliki benteng berupa jimat, tumbal, wifik atau wiridan pemanggil khodam yang selalu diamalkan orang itu secara rutin.  Jin yang lemah dan cengeng akan cepat bereaksi ketika dibacakan ayat ayuat Qur’an.  Pada beberapa video diatas terlihat sebagian peserta yang hadir mendengarkan lantunan ayat Qur’am dengan tenang dan khusuk. Namun beberapa yang mengalami gangguan jin karena belajar ilmu kanuragan tampak bereaksi seperti orang mabuk dan berusaha menyerang ustad NAI yang membacakan ayat Qur’an tersebut

Gangguan jin dan sihir ditengah masyarakat
Gangguan jin dan sihir merupakan penyakit yang umum terjadi ditengah masyarakat pada  dewasa ini,  sama halnya seperti penyakit berjudi, minum minuman keras, narkoba, zinah dan lain sebagainya. Hanya saja penyakit ini  belum disadari  oleh masyarakat dan ditanggulangi  secara profesional seperti penyakit judi, zinah, narkoba dan minuma keras.

Korban gangguan jin dan sihir terus berjatuhan , namun belum ada lembaga formal  yang menanganinya secara profesional.  Iklan jasa untuk melakukan santet,santau, teluh ,  pelet, marak dimedia cetak maupun elektronik, korbanpun sudah banyak berjatuhan, namun pelakunya bebas dan tidak bisa dijerat secara hukum.

Banyak orang yang mengalami sakit secara misterius , sudah berobat secara medis dokter mengatakan tidak ada gangguan dan penyakit yang ditemukan. Namun yang bersangkutan merasakan rasa sakit dan keluhan terus menerus. Dokter hanya merujuk ke Psikiater, namun psikiater juga angkat tangan. Pasien bingung mau berobat kemana lagi, akhirnya mereka mendatangi orang pintar, paranormal, uskun (dukun berbaju ustad) dan kikun (dukun berbaju kyai)  namun bukan kesembuhan yang didapat. Uang sudah  habis tak terhitung banyaknya namun  penyakit malah bertambah parah.

Rumah sakit juga sering menerima pasien yang mengalami penyakit misterius ini ,namun secara medis  tidak bisa berbuat banyak. Seperti kasus ibu Supiyati di bantul yang terdapat banyak paku dikakinya. Setelah dioperasi  masih muncul paku baru didalam kakinya. Akhirnya Dr Sagiran yang menangani  operasi beliau menggabung tindakan medis dengan terapi ayat al Qur’an. Alhamdulillah penyakit beliau bisa sembuh secara tuntas, berkat pertolongan Allah dengan mukjizat Al Qur’an yang dibacakan padanya.

Salah satu mukjizat Al Qur’an yang bisa kita saksikan dewasa ini adalah kemampuan al Qur’an menyembuhkan berbagai penyakit , sebagaimana disebutkan dalam surat al Israak ayat 82 .

 82. Dan Kami turunkan dari Al Quran suatu yang menjadi penawar dan rahmat bagi orang-orang yang beriman dan Al Quran itu tidaklah menambah kepada orang-orang yang zalim selain kerugian (Al Israak 82)

Al Qur’an merupakan mukjizat  Nabi Muhammad saw yang masih eksis sampai saat ini, mampu menyembuhkan berbagai penyakit baik , medis, non medis maupun psykosomatik . Namun mukjizat ini hanya berlaku bagi orang yang percaya dan yakin pada kebenaran al Qur’an. Bagi mereka yang tidak yakin,  al Qur’an tidak akan memperlihatkan mukjizat dan kedahsyatannya. Bahkan mereka benci dan alergi melihat al Qur’an, karena hatinya sudah tertutup dan dipenuhi berbagai penyakit.
(SourceFadhil ZA)

Untuk info Ruqyah Syariyyah Mandiri  dan Herbal hubungi :

Rumah Sehat Thera Afiat
Jl. Kelapa Sawit Blok D/D No. 15
Samping Pusat Kajian Al Quran dan Informasi Islam
Kelapagading
Jakarta Utara

Telp./WA  08111494599
08788 3171247
Pin 28303BAC

Source:



Senin, 25 Mei 2015

Ruqyah Pengobatan

Ruqyah Pengobatan

Jika Ada Bagian Tubuh yg Sakit,
Ini Doa & Terapi yg Diajarkan Rasulullah

Rasulullah mensabdakan,
segala penyakit pasti ada obatnya.
Karena itu beliau menganjurkan umatnya utk berobat.
Selain itu, beliau juga mengajarkan doa-doa khusus utk sakit tertentu.

Jika sakit yg diderita umatnya hanya terasa di bagian tubuh tertentu,
- misalnya kepala (semacam migrain), dada (jantung atau paru-paru), perut (maag) -
beliau mengajarkan doa & cara sebagai berikut :

ضَعْ يَدَكَ عَلَى الَّذِى تَأَلَّمَ مِنْ جَسَدِكَ وَقُلْ بِاسْمِ اللَّهِ. ثَلاَثًا. وَقُلْ سَبْعَ مَرَّاتٍ أَعُوذُ بِاللَّهِ وَقُدْرَتِهِ مِنْ شَرِّ مَا أَجِدُ وَأُحَاذِرُ

“Letakkan tanganmu pada tempat yang sakit dan bacalah Bismillah tiga kali,
lalu bacalah

“A’uudzu billahi wa qudrotihi min syarri maa ajidu wa uhaadziru”

(Aku berlindung kepada Allah dan kekuasaanNya dari keburukan yang sedang aku rasakan dan yang aku khawatirkan)”
(HR. Muslim)

Dalam Syarah Hisnul Muslim disebutkan asbabul wurud hadits ini.

Ada seorang sahabat yg bernama Utsman bin Al Ash radhiyallahu ‘anhu yang menghadap Rasulullah & mengeluhkan sakit pada tubuhnya sejak ia masuk Islam.

Lalu Rasulullah mengajarkan doa & cara tersebut, yaitu :
1. Letakkan tangan pada bagian tubuh yg sakit
2. Baca bismillah tiga kali
3. Baca doa ini tujuh kali

أَعُوذُ بِاللَّهِ وَقُدْرَتِهِ مِنْ شَرِّ مَا أَجِدُ وَأُحَاذِرُ

Artinya :
Aku berlindung kepada Allah dan kekuasaanNya dari keburukan yang sedang aku rasakan dan yang aku khawatirkan

Lengkapnya :

Jika kita yakin seyakin-yakinnya dgn sabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam ini, insya Allah kita akan sembuh sebagaimana kesembuhan yg dialami oleh Utsman bin Al Ash radhiyallahu ‘anhu. Ustman bin Al Ash pula yg meriwayatkan hadits ini.
Semoga Allah Subhanahu wa Ta’ala memudahkan kita dalam mengikuti sunnah Rasul-Nya serta senantiasa menjaga & melindungi kesehatan kita & keluarga kita.
Allahumma aamiin (Source-Sudarmadi)

Untuk informasi hubungi :

Rumah Sehat Thera Afiat
Jl. Kelapa Sawit Blok D/D No. 15
Samping Pusat Kajian Al Quran dan Informasi Islam
Kelapagading
Jakarta Utara

Telp./WA  08111494599
08788 3171247
Pin 28303BAC

Source:







Minggu, 19 April 2015

Pelatihan Terapi Rukyah Syariyyah Mandiri


“Dan kami turunkan dari Al Quran sesuatu yang menjadi penawar dan rahmat bagi orang-orang yang beriman.” (QS. Al Israa’:82)
            Menurut sebagian ahli tafsir, selain dapat menyembuhkan penyakit ruhani dan hati, Al Quran dapat pula menyembuhkan penyakit jasmani dan fisik karena penawar (syifa) di dalam ayat ini bersifat umum.
            Pendapat ini benar setelah dibuktikan oleh ahli Ruqyah beserta pasien mereka yang kisah-kisah pengobatan mereka dituturkan dalam pelatihan Ruqyah ini. Bahkan terbukti dengan izin Allah Ruqyah dapat menyembuhkan penyakit-penyakit berat dan kronis yang tak dapat disembuhkan dengan pengobatan medis sekalipun. Ibnul Qayyim Rahimahullah pernah berpesan :” Barang siapa yang tidak dapat disembuhkan oleh Al Quran, semoga Allah tidak menyembuhkannya”. Namun demikian untuk sampai kepada pengobatan yang efektif  dan hasil yang optimal, diperlukan  mengetahui syarat-syarat dan tatacara Ruqyah syar’iyyah yang benar dan disinilah perlunya pembimbing mengajarkan Ruqyah yang sesuai dengan syariat.


            Untuk mempelajari ruqyah bisa menghubungi:
The Thera Institute of Indonesia
Hubungi : M. Taufik HP : 08111 494599